Minggu, 07 Juni 2015

Press Release

6/07/2015 03:01:00 AM Posted by Unknown No comments
“Part 1 PKMFT UNJ 2015”

Jakarta, 06 Juni 2015. Melanjutkan kegiatan pengkaderan yaitu Part 1 PKMFT UNJ 2015 dari susunan acara yang sudah di susun oleh panitia PKMFT UNJ 2015. Seperti yang sudah diketahui, acara Part 1 ini di laksanakan pukul 07.30 WIB di Lobby Pusat Studi dan Sertifikasi Guru. Tidak seperti saat Pra PKMFT, Part 1 PKMFT di mulai saat pukul setengah delapan kemungkinan di karenakan saat Pra PKMFT banyak yang mengalami keterlambatan dari peserta PKMFT. Saat pukul 07.30 WIB di kondisikannya peserta di depan gedung Pusat Studi dan Sertifikasi Guru hingga pukul 08.00 WIB peserta diperbolehkan masuk setelah mengisi presensi saat di kondisikannya tadi.

Berlanjut setelah masuk, di kondisikannya lagi para peserta oleh tim TDK yang dipimpin oleh Mariyadi (Teknik Elektro) sampai seluruh peserta PKMFT pun tenang. Kemudian, setelah semua tenang, acara pun dibuka oleh MC kita yakni Miqdad (Teknik Mesin). Hingga mencapai sambutan pertama oleh ketua pelaksana PKMFT UNJ 2015 ialah Andri Sutomo (Teknik Mesin). Sambutan yang diberikan mampu membuat peserta menanyakan kepada diri sendiri, mengapa mereka mengikuti serangkaian PKMFT UNJ. Namun, Andri Sutomo pun menjelaskan, mengikutinya PKMFT UNJ ini untuk memantaskan diri, maksudnya ialah meluruskan niat dengan tekad awal serta memantaska diri saat berada di dalam suatu lembaga. Karena Fakultas Teknik sekerang mengalami krisis kepemimpinan. Karena itulah pantaskah diri anda untuk menjadi seorang pemimpin, di PKMFT UNJ 2015 lah kalian bisa memantaskan diri. Selain memantaskan diri, berfikir kreatif dan bertindak solutif lah yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin. Setelah memberi sedikit sambutannya, terkakhir ditutup dengan ICE BREAKING yang dinamakannya KuncupLari, games ini bermaksud mahasiswa sekarang lebih memilih lari ataukan menangkap / mengambil kesempatan, seperti itu.

Sambutan pertama pun selesai, dan dilanjutkan sambutan kedua oleh Ketua BEM FT UNJ 2015 yaitu Rizky Fajrianto (Teknik Elektro). Sambutan berisi harapan serta memberikan motivasi seorang Ketua BEM Fakultas kepada peserta PKMFT UNJ 2015 saat ini. Harapan pertamanya ialah, melanjutkan ke BEM fakultas setelah di BEM jurusan. Mengikuti PKMFT ini jangan di jadikan suatu formalitas saja, jangan mencari point hanya untuk nilai di sertifikat namun carilah ilmu, karena jika mencari nilai maka nilai keikhlasannya akan berkurang. Jadilah peserta yang profesional karena panitianya adalah teman maupun sahabat sendiri. Pesan singkat dari Rizky Fajrianto ialah “PKMFT bukanlah segala-galanya, namun dari PKMFT lah kalian menjadi ada”, begitulah kurang lebih pesan ketua bem kita.

Ibu Tuti Iriyani
Selanjutnya pukul 09.35 WIB, sambutan oleh Ibu Tuti Iriyani selaku Pembantu Dekan III. Dan 09.50 WIB dilanjutkan dengan materi “Pendidikan Indonesia Kontemporer” yang dibawakan oleh Bapak Muhammad Yusro selaku Dosen Jurusan Teknik Elektro serta di moderatori oleh Zainul Mutaqin (Teknik Sipil). Masalah yang ada di Indonesia mengenai pendidikan sangat gawat serta mampu memberikan keprihatinan terhadap sesama, seperti:
»   75% sekolah yang ada di Indonesia tidak memenui STANDAR layanan minimal pendidikan. Maksudnya sarana dan prasana yang tidak layak digunakan sampai tidak ada.
»   44,5 nilai rata-rata uji kompetensi GURU yang STANDAR nya adalah 70.
»   Posisi ke 40 dari 40 negara pada Pemetaan The Learning Curve – Pearson.
»   Peringkat ke 49 dari 50 negara pada Pemetaan Mutu Pendidikan Indonesia.
»   Peringkat ke 40 dari 42 negara pada Pemetaan TIMSS dan PIRLS. Yakni mengenai 3 aspek, yaitu Matematika dengan peringkat 38, reading dengan peringkat 40, dan science dengan peringkat 41.
»   0,0001 minat baca orang Indonesia menurut UNESCO pada tahun 2012.
»   Terjadinya kekerasan fisik, psikis, dan seksual di dalam sekolah maupun luar sekolah.


Namun selain keprihatinan, kita masih patut bersyukur, Indonesia masih memilki prestasi dalam bidang pendidikan. Yaitu :
»   Jumlah Institusi Pendidikan Dasar dan Menengah terus meningkat sejak jaman kemerdekaan (1945-2014).
»   Jumlah anak Indonesia yang mendapat akses Pendidikan Dasar dan Menengah.
»   Jumlah mahasiswa berlipat ganda sekitar 4.000.000 (2007).

Indonesia selalu berberda dengan negara lain (dunia). Dari segi kriris seperti tadi dan prestasi seperti tadi. Dari SD hingga Mahasiswa perilaku Indonesia pun pasti berbeda. Perilaku mahasiswa negara yang pendidikannya peringkat teratas pun patut dicontoh oleh Indonesia. Namun pemerintah belom menerapkan kesalahan dari perilaku yang dilangar. Perilaku-perilaku tersebut ialah :


§  Disiplin dan Tepat waktu
§  Proaktif dan cepat tanggap
§  Profesional
§  Berpenampilan menarik
§  Berbagi ilmu
§  Berintegritas
§  Pekerja tim
§  Selalu berfikir positif
§  Sadar lingkungan
§  Pemimpin yang baik
§  Pekerja keras
§  Hemat

Setelah pemateri, bapak Yusro memamparkan itu semua, dibukanya sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama di tanyakan oleh Sifa Urohman (teknik Elektro) dan pertanyaan kedua ialah Aan Hasanah (Teknik Elektro). Setelah itu dijawablah oleh pemateri dengan jawaban yang jelas. Setelah selesai diberikannya kenangan untuk pemateri kita, bapak yusro yang di wakilkan oleh Sifa Urohman (Penanya pertama).


Setelah materi selesai, di laksanakannya ISOMA yang dimulai dari 11.57 WIB – 12.45 WIB. Setelah usai, pembayaran HTM buat para peserta yang belum bayar hingga jam satu. Dan dari jam satu diadakannya kumpul fasil dengan kelompok. Namun hanya diberikan waktu 30 menit saja, yang menurut peserta itu sangat kurang. Setelah kumpul fasil dibukanya diskusi mengenai materi tadi yang diawali dengan di riview nya oleh peserta yaitu Tommi (teknik mesin) dan Rossy (teknik elektro). Dan diskusi kedua mengenai pembuatan “PERPUS BIRU” yang diadakan saat PKMFT UNJ 2015 dan panitia mengharapkan perpus biru itu dilanjutkan setelah PKMFT UNJ. Semua susuanan acara selesai dengan diakhir sosialisasi list bawaan barang individu dan kelompok hingga pukul 14.40 WIB.
~LS~

0 komentar:

Posting Komentar