Minggu, 14 Juni 2015

Press Release!!!

6/14/2015 11:33:00 PM Posted by Unknown No comments
“Part 2 PKMFT UNJ 2015”
“3 day 2 night”


Jakarta, 12 Juni 2015. PKMFT UNJ 2015 kembali, dan dimulai pukul 15.00 WIB. Jam 15.00 WIB  adalah jam di mana seluruh peserta wajib sudah kumpul untuk bertemu para panitia di TUGU UNJ. Setelah kedatangan peserta, panitia menyuruh para peserta untuk presensidan shalat ashar dan diberi waktu oleh panitia hingga 15.25 WIB. Di berhentikannya presensi pada pukul 15.w5 WIB karena, peserta akan dibriefing olah Koor Panitia Acara yakni Ahmad Barkah (Teknik Mesin). Briefing berupa menanyakan kabar anggota kelompok pada setiap kelompok yang anggotanya belum hadir, serta di kumpulkannya para ketua kelompok untuk mengkondisikan para peserta tentang menyamakan waktu yang berada di jam tangan masing-masing, dan di kumpulkannya para ketua kelompok.

Setelah di briefing, para peserta dikondidisikan untuk persiapan shalat magrib serta melanjutkan presensi bagi yang belum. Dan keberangkatan di mulai sehabis para peserta shalat magrib dan keberangkatan menggunakan angkutan umm yang sudah insrtuksikan oleh koor panitia acara. Panitia menentukan 2 titik bertemu untuk para peserta, pertama di terminal Kampung Rambutan dan kedua di Pafesta tempat menuju villa. Rata-rata setiap kelompok sampai titik kumpul kedua di Pafesta kurang lebih (+/-) jam 11 dan menuju lokasi villa dengan menempuh jalan kaki dengan rintangan yag cukup berat karena jalanan menuju villa berupa tanjankan dan turunan serta jalanan berbatuan. Saat di tengah perjalanan menuju villa ada saja anggota kelompok yang kehabisan tenaga, karena memang sangat jauh dari Pafesta menuju villa. Contohnya di Kelompok 11, terdapat 2 orang anggota yang kehabisan tenaga hingga hampir pingsan, mereka ialah Shara dan Toibah.

Jakarta, 13 Juni 2015. Sesampainya di lokasi Villa Lembah Pertiwi pukul. 01.00 WIB dan para peserta di suruh untuk beristirahat dan shalat isya bagi yang belum. Dibangukannya peserta pukul 04.00 WIB untuk melaksanakan shalat subuh, setelah shalat subuh peserta di suruh keluar oleh TDK untuk melaksanakan senam pagi dan di berikannya sarapan berupa roti dan air teh. Sehabis itu di kondisikannya semua perserta untuk masuk kedalam aula untuk memulai materi pertama yang bertemakan Kaderisasi. Acara di buka oleh MC Roki Robbani (Teknik Sipil) dan di persilahkannya tema Kaderisasi ini untuk di moderatori dan diberikannya materi oleh Hadi Sumantri (Kadept. PSDM BEM FT UNJ 2015). Materi Kaderisasi di bahas karena banyaki isu-isu yang di dengar oleh para mahasiswa untuk merpubah pola pengkaderan, isu tersebut berupa perkuliahan maksimal 5 tahun, MPA di pegang oleh 1 angkatan di atasnya, dan penghapusan BEMF. Di persilahkannya setiap kelompok untuk memmparkan hasil wawancara yang berupa kaderisasi, di awali dengen kelompok 13 dan di akhiri dengan kelompok 10. Dan di bukanya debat terkait isu yang ada, debat di bagi atas dua (2) yakni pro dan kontra. Isu pertama pro di pegang oleh pria dan kontra di pegang oleh wanita, dan isu selanjutnya di balik hingga isu ketiga. Banyak tokoh yang memberikan kata-kata bagus untuk kelompok yang di wawancarainya, seperti kelompok 5 “Organisasi tanpa kaderisasi mati” dan kelompok 8 “dama pengkaderan harus memiliki step by step untuk mengkader”. Materi yang bawakan oleh bang Hadi hingga pukul 10.50 WIB. Dan langsung di persilahkannya moderator kedua yaitu Nia (Teknik Elektro) untuk para peserta memamparkan hasil penugasan wawancara. Hingga 3 kelompok yang maju di berhentikan karena persiapan shalat Dzuhur (11.45 WIB) s/d 12.30 WIB untuk makan siang.


Setelah semua selesai di lanjutkannya kelompok untuk presentasi lagi hingga pukul 14.20 WIB.diselingi Ice BREAKING yang dibawakan oleh Roki Robbani hingga pukul 14.45 WIB dan menunggu persiapan pemateri untuk mengisi materinya yang membicarakan Kapita Selekta, dan tidak di duga-duga peserta kedatangan para BPH BEMFT 2015. Materi Kapita Selekta di isi langsung oleh Ketua BEMFT UNJ 2015 yaitu Rizky Fajrianto (Teknik Elektro) di mulai pukul 15.00 WIB. Materi yang diberikan berupa :

»   Tri Dharma Perguruan Tinggi
1.      Pendidikan dan pengajaran
2.      Penelitian dan pengembangan
3.      Pengabdian pada masyarakat
»   Peran Mahasiswa
»   Cara Mengembalikan Roh Pejuang
1.      Idaelisme
2.      Sensitive
3.      Independent
4.      Tolerant
5.      networking
»   Gerakan Ideal
»   Sejarah keorganisasian mahasiwa di UNJ sebelum 1998. NKK dan BKK (ditolaknya organisasi-organisasi kampus)
»   Ranah kerja OPMAWA yang bertujuan untuk meweujudkan masyarakat madani dengan merubah dan membina
»   Ketidak optimalnya legislatig tentang advokasi maka dari itu BEM memiliki Dept. Advokasi
»   UNDERBOW BEM FT
1.      Comdev
2.      FT EC (english club)
3.      Pasukan Biru
4.      Gen Biru

Pukul 15.50 WIB selesai nya materi dan diadakannya pergantian MC menjadi Miqdad (Teknik Mesin). Dan MC mempersilahkan pemateri, pemateri bernama Dani Agustian dia alumni dari FMIPA dan mantan SOSPOL UNJ. Materi dimulai pukul 15.50 WIB.
ª  Menyiapkan takdir dengan menyamut yaeng sudah diketahui pola-pola pengkaderan
ª  Seharusnya aktivis memiliki harga diri, jangan mau karena uang gampang dibeli, karena aktivis bukanlah orang kaya
ª  Sejarah membahas 3 komponen utama :
1.      Kronologi = membicarakan tentang pertautan antara satu dengan yang lainnya.
2.      Biografi = membicarakan tokoh-tokoh yang yang baik maupun tidak.
3.      Mitos = mengeksekusi mana yang disebut mitos/fakta.
Sejarah yang diketahui tidak semua sesuai dengan ada yang dibuku.
ª  Perubahan sosial dari sejarah; manusia, ide, ruang dan waktu.
ª  Menemukan sejarah adalah salah satu untuk menemukan solusi yang sekarang.

Setelah semua di pamparkan, lanjutlah untuk melakukan simulasi aksi, yang di berikan / briefing oleh bang fajri berupa penempatan, sistematika, dll. Simulasi aksi tsb sangat susah di jelaskan karena tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Setelh simulasi, para peserta serta panitia yang berkontribusi menjadi polisi dan provokasi masuk kedalam aula untuk membahas simulasi aksi tsb. Setelah evaluasi selesai, di lanjutkan shalat magrib dan makan malam yang sudah di sediakan oleh panitia konsumsi.
makan siang perempuan!

Sektiar jam 8 tiba-tiba dikagetkan oleh peserta yang mencuri barang warga dan terjadilah konflik antara panitia dan peserta serta para BPH BEMFT. Hingga para panitia ada yang menangis, dan emosi karena kelakuan salah satu peserta. Ternyata, semua itu hanyalah simulasi, kenapa di buatnya simulasi karena, ingin mengetahui respon peserta saat melihat terjadinya konflik. Ini diadakan karena materi selanjutnya ialah managemen konflik yang di bawakan oleh Farid Ardan.

Konflik itu sendiri ialah suatu yang bertentangan. Konflik dibagi atas 2 macam yaitu, konflik dampak positif dan damapak negatif. Dampak positifnya ialah mampu bernegosiasi dan mendapatkan titik temu. Dampak negatifnya ialah tidak mampu bernegosiasi dan titik temu dan berhunjung jalur hukum serta baku hantam. Negosiasi sendiri ialah berupaya untuk mengajak orang lain agar sepakat dengan kita. Bernegosiasi harus memiliki cara/teknik. Tekniknya ialah :
1.      Pembukaan = dilakukan harus secara meyakinkan
2.      Persiapan
3.      Penampilan

Negosiasi hampir mirip dengan me-lobby. Perbedaannya negosiasi secara formal dan lobby secara non-formal serta terdapat unsur politik. Pemateri menjelaskan macam-macam negosiasi, seperti : bernegosiasi untuk menyelesaikan konflik sejarahwan yang pergi menuj bulan, negosiasi bisnis, negosiasi diri sendiri, dan bernegosiasi pengajuan proposal. Bernegosiasi pengajuan proposal memiliki tahapan-tahapan yang harus dilalui agar proposal mudah diterima, yakni :
1.      Tanyakan kebutuhan
2.      Merapihkan penampilan
3.      Negosiasi <-> bersinergi
4.      Memberikan pilihan
5.      Tidak boleh mengambang keputusan
6.      Bukti surat/ ada hitam di atas putih

Materi managemen konflik selesai hingga pukul 10.20 WIB. Setelah selesai para peserta di persilahkan tidur di barak masing-masing untuk mempersiapkan wisata malam. Para TDK mengkondisikan para peserta untuk beristirahat.

Jakarta, 14 Juni 2015. Pukul 01.30 WIB para peserta di bangunkan oleh TDK untuk shalat sepertiga malam dan persiapan jurit malam. Setelah selesai, peserta di bariskan di lapangan sesuai dengan kelompok dan di wajibkan membawa slayer dan center serta melepaskan jaket. Satu per satu kelompok di persilahkan jalan namun diawali dengan jalan jongkok dari lapangan ke satu titik untuk jalan berdiri. Misi untuk kali ini adalah mengambil batu yang sudah diberi nomor sesuai nomor kelompok masing-masing. Bagi kelompok yang sudah menemukan batunya, bisa menghangatkan diri dan diberi 1 buah korek mesin untuk mengakalkan seluruh anggota hangat. Mirisnya, kelompok terakhir ialah kelompok 11, karena batu kelompok 11 berada di bawah batu besar dan kelompok 11 tidak bisa menghangatkan tubuhnya karena waktu yang tidak cukup. Setelah itu seluruh kelompok di kumpulkan di sebuah lapangan kecil untuk mendengarkan serta menyadarkan mahasiswa FT hingga menjelang subuh.

Setelah itu, para peserta di persilahkan untuk kembali ke villa dan di atur oleh TDK. Sesampainya di villa, peserta di persilahkan ganti pakaian dan shalat subuh dan istirahat sejenak hingga pukul 06.30 WIB. Seperti biasa, para peserta senam pagi dan sarapan serta mengisi presensi. Semua selesai, di ajaknya oleh panitia acara untuk bermain dan tujaun permainan tsb untuk menemukan kelompok bermain. Panitia acara memberikan 4 games yang sudah di persiapkan. Ke empat-empatnya sangat mengasyikan hingga ada saja yang terluka. Ke empat games tsb selesai, game terakhir ialah bermain lumpur. Hingga semua peserta berlumpur dan panitia di tariknya untuk bermain serta Ketua BEM FT.

Keseruan berakhir sampai di berhentikannya oleh TDK karena persiapan mandi dan shalat dzuhur serta packing untuk persiapan pulang dan bersih-bersih lingkungan sekitar. Diberikannya waktu hingga pukul 12.30 WIB. Setelah shalat dzuhur para peserta di bariskannya kelapangan untuk mendengarkan sambutan dari Ketua BEM FT, Ketua Pelaksana, dan Memperkenalkan seluruh panitia. Dan terakhir di bukanya sesi berfoto peserta dan foto dengan membentuk huruf PKMFT 15 dan dipersilahkannya seluruh peserta pulang kerumah masing-masing.
~LS~


Minggu, 07 Juni 2015

Press Release

6/07/2015 03:01:00 AM Posted by Unknown No comments
“Part 1 PKMFT UNJ 2015”

Jakarta, 06 Juni 2015. Melanjutkan kegiatan pengkaderan yaitu Part 1 PKMFT UNJ 2015 dari susunan acara yang sudah di susun oleh panitia PKMFT UNJ 2015. Seperti yang sudah diketahui, acara Part 1 ini di laksanakan pukul 07.30 WIB di Lobby Pusat Studi dan Sertifikasi Guru. Tidak seperti saat Pra PKMFT, Part 1 PKMFT di mulai saat pukul setengah delapan kemungkinan di karenakan saat Pra PKMFT banyak yang mengalami keterlambatan dari peserta PKMFT. Saat pukul 07.30 WIB di kondisikannya peserta di depan gedung Pusat Studi dan Sertifikasi Guru hingga pukul 08.00 WIB peserta diperbolehkan masuk setelah mengisi presensi saat di kondisikannya tadi.

Berlanjut setelah masuk, di kondisikannya lagi para peserta oleh tim TDK yang dipimpin oleh Mariyadi (Teknik Elektro) sampai seluruh peserta PKMFT pun tenang. Kemudian, setelah semua tenang, acara pun dibuka oleh MC kita yakni Miqdad (Teknik Mesin). Hingga mencapai sambutan pertama oleh ketua pelaksana PKMFT UNJ 2015 ialah Andri Sutomo (Teknik Mesin). Sambutan yang diberikan mampu membuat peserta menanyakan kepada diri sendiri, mengapa mereka mengikuti serangkaian PKMFT UNJ. Namun, Andri Sutomo pun menjelaskan, mengikutinya PKMFT UNJ ini untuk memantaskan diri, maksudnya ialah meluruskan niat dengan tekad awal serta memantaska diri saat berada di dalam suatu lembaga. Karena Fakultas Teknik sekerang mengalami krisis kepemimpinan. Karena itulah pantaskah diri anda untuk menjadi seorang pemimpin, di PKMFT UNJ 2015 lah kalian bisa memantaskan diri. Selain memantaskan diri, berfikir kreatif dan bertindak solutif lah yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin. Setelah memberi sedikit sambutannya, terkakhir ditutup dengan ICE BREAKING yang dinamakannya KuncupLari, games ini bermaksud mahasiswa sekarang lebih memilih lari ataukan menangkap / mengambil kesempatan, seperti itu.

Sambutan pertama pun selesai, dan dilanjutkan sambutan kedua oleh Ketua BEM FT UNJ 2015 yaitu Rizky Fajrianto (Teknik Elektro). Sambutan berisi harapan serta memberikan motivasi seorang Ketua BEM Fakultas kepada peserta PKMFT UNJ 2015 saat ini. Harapan pertamanya ialah, melanjutkan ke BEM fakultas setelah di BEM jurusan. Mengikuti PKMFT ini jangan di jadikan suatu formalitas saja, jangan mencari point hanya untuk nilai di sertifikat namun carilah ilmu, karena jika mencari nilai maka nilai keikhlasannya akan berkurang. Jadilah peserta yang profesional karena panitianya adalah teman maupun sahabat sendiri. Pesan singkat dari Rizky Fajrianto ialah “PKMFT bukanlah segala-galanya, namun dari PKMFT lah kalian menjadi ada”, begitulah kurang lebih pesan ketua bem kita.

Ibu Tuti Iriyani
Selanjutnya pukul 09.35 WIB, sambutan oleh Ibu Tuti Iriyani selaku Pembantu Dekan III. Dan 09.50 WIB dilanjutkan dengan materi “Pendidikan Indonesia Kontemporer” yang dibawakan oleh Bapak Muhammad Yusro selaku Dosen Jurusan Teknik Elektro serta di moderatori oleh Zainul Mutaqin (Teknik Sipil). Masalah yang ada di Indonesia mengenai pendidikan sangat gawat serta mampu memberikan keprihatinan terhadap sesama, seperti:
»   75% sekolah yang ada di Indonesia tidak memenui STANDAR layanan minimal pendidikan. Maksudnya sarana dan prasana yang tidak layak digunakan sampai tidak ada.
»   44,5 nilai rata-rata uji kompetensi GURU yang STANDAR nya adalah 70.
»   Posisi ke 40 dari 40 negara pada Pemetaan The Learning Curve – Pearson.
»   Peringkat ke 49 dari 50 negara pada Pemetaan Mutu Pendidikan Indonesia.
»   Peringkat ke 40 dari 42 negara pada Pemetaan TIMSS dan PIRLS. Yakni mengenai 3 aspek, yaitu Matematika dengan peringkat 38, reading dengan peringkat 40, dan science dengan peringkat 41.
»   0,0001 minat baca orang Indonesia menurut UNESCO pada tahun 2012.
»   Terjadinya kekerasan fisik, psikis, dan seksual di dalam sekolah maupun luar sekolah.


Namun selain keprihatinan, kita masih patut bersyukur, Indonesia masih memilki prestasi dalam bidang pendidikan. Yaitu :
»   Jumlah Institusi Pendidikan Dasar dan Menengah terus meningkat sejak jaman kemerdekaan (1945-2014).
»   Jumlah anak Indonesia yang mendapat akses Pendidikan Dasar dan Menengah.
»   Jumlah mahasiswa berlipat ganda sekitar 4.000.000 (2007).

Indonesia selalu berberda dengan negara lain (dunia). Dari segi kriris seperti tadi dan prestasi seperti tadi. Dari SD hingga Mahasiswa perilaku Indonesia pun pasti berbeda. Perilaku mahasiswa negara yang pendidikannya peringkat teratas pun patut dicontoh oleh Indonesia. Namun pemerintah belom menerapkan kesalahan dari perilaku yang dilangar. Perilaku-perilaku tersebut ialah :


§  Disiplin dan Tepat waktu
§  Proaktif dan cepat tanggap
§  Profesional
§  Berpenampilan menarik
§  Berbagi ilmu
§  Berintegritas
§  Pekerja tim
§  Selalu berfikir positif
§  Sadar lingkungan
§  Pemimpin yang baik
§  Pekerja keras
§  Hemat

Setelah pemateri, bapak Yusro memamparkan itu semua, dibukanya sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama di tanyakan oleh Sifa Urohman (teknik Elektro) dan pertanyaan kedua ialah Aan Hasanah (Teknik Elektro). Setelah itu dijawablah oleh pemateri dengan jawaban yang jelas. Setelah selesai diberikannya kenangan untuk pemateri kita, bapak yusro yang di wakilkan oleh Sifa Urohman (Penanya pertama).


Setelah materi selesai, di laksanakannya ISOMA yang dimulai dari 11.57 WIB – 12.45 WIB. Setelah usai, pembayaran HTM buat para peserta yang belum bayar hingga jam satu. Dan dari jam satu diadakannya kumpul fasil dengan kelompok. Namun hanya diberikan waktu 30 menit saja, yang menurut peserta itu sangat kurang. Setelah kumpul fasil dibukanya diskusi mengenai materi tadi yang diawali dengan di riview nya oleh peserta yaitu Tommi (teknik mesin) dan Rossy (teknik elektro). Dan diskusi kedua mengenai pembuatan “PERPUS BIRU” yang diadakan saat PKMFT UNJ 2015 dan panitia mengharapkan perpus biru itu dilanjutkan setelah PKMFT UNJ. Semua susuanan acara selesai dengan diakhir sosialisasi list bawaan barang individu dan kelompok hingga pukul 14.40 WIB.
~LS~

Sabtu, 23 Mei 2015

Press Release

5/23/2015 12:04:00 PM Posted by Unknown No comments



-Pra PKMFT UNJ 2015-

Jakarta, 23 Mei 2015. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (BEM FT UNJ) kembali menghadirkan acara pengkaderan tingkat fakultas. Di adakanya acara pengkaderan ini berfungsi untuk mencetak mahasiswa yang mampu “Membangun Pemimpin yang Religus, Berpikir Kreatif dan Bertindak Solutif” dalam menghadapi masalah. Acara pada hari ini adalah acara pertama yang sudah di susun menjadi 4 bagian oleh panitia yang pada tahun sebelumnya telah mengikuti acara seperti ini. Acara hari ini disebut acara “Pra PKMFT UNJ 2015” yang di selenggarakan di Lobby Pusat Studi dan Sertifikasi Guru, Universitas Negeri Jakarta. Pra PKMFT UNJ 2015 ini di mulai pada pukul 07.00-selesai dengan semangat pagi para peserta yang d ikuti oleh para mahasiswa fakultas teknik angkatan 2012, 2013, dan 2014.

Pukul 07.00 Wib, acara dimulai saat displinkannya dengan dibariskannya peserta yang sudah hadir oleh panitia yang menjadi TDK (Tim Disiplin dan Keamanan), meskipun belum banyak yang datang. Hingga akhirnya peserta pun berangsur-angsur datang. Selang peserta yang berdatangan, peserta yang belum menyelesaikan tugas wajib melunsi tugasnya yang diberikan kepada panitia acara. Sampai akhirnya pukul 08.00 Wib, peserta di persilahkan untuk melakukan presensi dan diperbolehkan masuk ke dalam lobby pusat studi dan sertifikasi guru dengan di dahulukannya peserta wanita dan dilanjutkan oleh peserta pria. Telah terhitung kehadiran para peserta ialah 137 peserta dari 230 pendaftar.

Setelah semua peserta PKMFT UNJ 2015 yang tepat waktu hadir maupun telat hadir sudah berada di dalam lobby pusat studi dan sertifikasi guru. Acara Pra PKMFT UNJ 2015 pun dibuka oleh MC (O Jaya Perbangsa-Teknik Elektro). Lalu dibacakannya ayat suci al-qur’an oleh (Singgih Wicaksono-Teknik Mesin) untuk memperlancarnya acara dengan ayat tsb. Selanjutnya MC mengajak peserta Pra PKMFT UNJ 2015 untuk melakukan ICE Breaking agar para peserta menghilangkan rasa ngantuknya, ice breaking tsb di pimpin oleh Nuvita Retna Sari. Setelah itu MC mempersilahkan Ketua Pelaksana PKMFT UNJ 2015 (Andri Sutomo – Teknik Mesin) untuk memberikan sambutan kepada para peserta PKMFT UNJ 2015.

Setelah itu diadakannya sosialisasi seputar PKMFT UNJ 2015 yang dibawakan oleh Koor Panitia Acara yaitu (Ahmad Barkah-Teknik Mesin). Sosialisasi tersebut membahas tentang penugasan individu, penugasan kelompok, pembagian kelompok, pembagian fasil, dan sistem penilaian. Yang membuat peserta menarik dari sosialasi ialah saat membahas tentang sistem penilaian. Sistem penilaian PKMFT UNJ 2015 ini menggunakan sistem pengurangan poin serta penambahan poin. Semua peserta di berikan 100 poin dan dikhususkan peserta yang mengikuti Pra PKMFT UNJ 2015 mendapatkan 10 poin dari panitia. Setelah selesai sosialisasi para peserta di persilahkan untuk berkumpul sesuai kelompok dan fasil yang sudah diberikan. Di adakannya kumpul perdana kelompok untuk memperkanal diri pada anggota kelompok lain dan membicarakan penugasan yang sudah di tentukan oleh panitia.


Pukul 11.40 Wib pun tiba, panitia acara memberhentikan diskusi kelompok untuk melakukan ISOMA (Istirahat, Shalat, Makan) dan diadakannya presensi ulang saat pukul 12.45 Wib. Setelah semua peserta kembali, MC membuka lagi dengan pekikan terbaik yaitu “Hidup Mahasiswa!”, serta ICE Breaking dengan saling memijat teman di hadapannya dan melanjutkan agenda acara dengan di bukanya diskusi dengan para tokoh fakultas teknik yang bertemakan “Pemimpin yang Berpikir Kreatif dan Bertindak Solutif”. Diskusi ini di moderatori oleh Ketua BEM FT UNJ 2015 (Rizky Fajrianto-Teknik Elektro) dan 3 tokoh fakultas teknik yang sudah meluangkan waktunya untuk mengabdi untuk fakultas teknik. Pertama, Ketua BEM FT UNJ 2012 (Dipo), yang tidak bisa hadir karena satu dan lain hal; Kedua, Ketua BEM FT UNJ 2013 (Hernawan Triwibowo-Teknik Mesin); dan Ketiga, Ketua BEM FT UNJ 2014 (Irvandi Faisal-Teknik Mesin).  

Diskusi di mulai setelah CV (Curiculum Vitae) dibacakan oleh moderator. Dan materi di mulai saat pertanyaan pertama “Bagaimanakan struktur organisasi dan masalah yang dihadapi saat kepengurusan BEM FT di masanya?” di sampaikan oleh moderator. Setelah jawaban pertama di pamparkan oleh kedua tokoh, pertanyaan kedua dan ketiga pun berlanjut, “bagaimanakah meningkatakan kreatifitas pada diri maupun orang lain?” dan “bagaimana cara para tokoh untuk membentuk calon kader?”.

BEM FT UNJ 2013 terhitung memiliki pengurus 60 orang dan hilangnya 2 orang karena satu dan lain hal. Tersisa 58 orang, namun hanya kisaran 40 orang yang akitf. Cara ketua bem pada saat ini, membentuk kader pada tingkat fakultas dengan cara melatih kepemimpinan di PKMFT UNJ yang di ikuti 80 orang dengan 10 panitia. Kenapa 10 panitia, karena pada masa sebelumnya, hanya beberapa mahasiswa angkatan yang sudah di tentukan mengikuti PKMFT ini. Gen Biru, gen biru di cetuskan saat kepengurusan BEM FT UNJ 2012 dan dilanjutkan oleh BEM FT UNJ 2013 dengan di perbaharuinya sistem gen biru ini. Ketua bem 2013 ini menggagas setiap jurusan untuk melakukan pengabdian masyarakat namun sering mengalami kegagalan.

“Dengan adanya rekayasa dari panitia itu akan menjadi hal yang tidak sia-sia untuk peserta”, begitu katanya oleh Ketua BEM FT UNJ 2014 yang memberikan asumsi dengan adanya pelatihan pengkaderan ini. Menurutnya, kepengurusan 2014 lah yang sangat sebentar, kenapa? Karena keterlambatannya kerja oleh suatu kepanitian hingga akhirnya para pengurus bem 2014 ini melakukan kerja saat di bulan april dengan 84 orang pengurus. “Kurangnya waktu dan power dari saya, penerimaan kepengurusan 2014 ini di lakukan sesingkat-singkatnya”, Irvandi Faisal. Menurut ketua bem 2014, berusaha mengeksekusi ide yang ada itu lah yang disebut kreatif. “Jika ide sederhana namun kamu bisa mengeksekusinya dengan baik mauka kamu sangat kreatif”, Irvandi Faisal.


Setelah semua materi di jelaskan oleh kedua tokoh fakultas teknik dibukanya 2 sesi pertanyaan, 1 sesi di buka untuk 4 penanya dari fakultas teknik (setiap jurusan, masing-masing 1) dan 1 sesi lagi di buka untuk 2 penanya dari luar fakultas teknik. Setelah semua pertanyaan di jawab dengan baik, di berikannya bingkisan oleh panitia untuk para tokoh. Kemudian langsung di tutup oleh moderator dan di ambil alih oleh MC. MC mempersilahkan doa penutup untuk mengakhiri acara PKMFT UNJ 2015 yaitu Pra PKMFT UNJ 2015 yang di pimpin oleh (Roki Robbani-Teknik Sipil). Setelah doa penutup selesai, panitia TDK mengambil alih untuk membubarkan peserta dengan disiplin yang di pimpin oleh (Maryadi-Teknik Elektro).
~LS~