-Pra
PKMFT UNJ 2015-
Jakarta,
23 Mei 2015. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri
Jakarta (BEM FT UNJ) kembali menghadirkan acara pengkaderan tingkat fakultas.
Di adakanya acara pengkaderan ini berfungsi untuk mencetak mahasiswa yang mampu
“Membangun Pemimpin yang Religus, Berpikir Kreatif dan Bertindak Solutif” dalam
menghadapi masalah. Acara pada hari ini adalah acara pertama yang sudah di
susun menjadi 4 bagian oleh panitia yang pada tahun sebelumnya telah mengikuti
acara seperti ini. Acara hari ini disebut acara “Pra PKMFT UNJ 2015” yang di
selenggarakan di Lobby Pusat Studi dan Sertifikasi Guru, Universitas Negeri
Jakarta. Pra PKMFT UNJ 2015 ini di mulai pada pukul 07.00-selesai dengan
semangat pagi para peserta yang d ikuti oleh para mahasiswa fakultas teknik
angkatan 2012, 2013, dan 2014.
Pukul
07.00 Wib, acara dimulai saat displinkannya dengan dibariskannya peserta yang
sudah hadir oleh panitia yang menjadi TDK (Tim Disiplin dan Keamanan), meskipun
belum banyak yang datang. Hingga akhirnya peserta pun berangsur-angsur datang. Selang
peserta yang berdatangan, peserta yang belum menyelesaikan tugas wajib melunsi
tugasnya yang diberikan kepada panitia acara. Sampai akhirnya pukul 08.00 Wib, peserta
di persilahkan untuk melakukan presensi dan diperbolehkan masuk ke dalam lobby
pusat studi dan sertifikasi guru dengan di dahulukannya peserta wanita dan
dilanjutkan oleh peserta pria. Telah terhitung kehadiran para peserta ialah 137
peserta dari 230 pendaftar.
Setelah
semua peserta PKMFT UNJ 2015 yang tepat waktu hadir maupun telat hadir sudah
berada di dalam lobby pusat studi dan sertifikasi guru. Acara Pra PKMFT UNJ
2015 pun dibuka oleh MC (O Jaya Perbangsa-Teknik Elektro). Lalu dibacakannya ayat
suci al-qur’an oleh (Singgih Wicaksono-Teknik Mesin) untuk memperlancarnya
acara dengan ayat tsb. Selanjutnya MC mengajak peserta Pra PKMFT UNJ 2015 untuk
melakukan ICE Breaking agar para peserta menghilangkan rasa ngantuknya, ice
breaking tsb di pimpin oleh Nuvita Retna Sari. Setelah itu MC mempersilahkan
Ketua Pelaksana PKMFT UNJ 2015 (Andri Sutomo – Teknik Mesin) untuk memberikan
sambutan kepada para peserta PKMFT UNJ 2015.
Setelah
itu diadakannya sosialisasi seputar PKMFT UNJ 2015 yang dibawakan oleh Koor
Panitia Acara yaitu (Ahmad Barkah-Teknik Mesin). Sosialisasi tersebut membahas
tentang penugasan individu, penugasan kelompok, pembagian kelompok, pembagian
fasil, dan sistem penilaian. Yang membuat peserta menarik dari sosialasi ialah
saat membahas tentang sistem penilaian. Sistem penilaian PKMFT UNJ 2015 ini
menggunakan sistem pengurangan poin serta penambahan poin. Semua peserta di
berikan 100 poin dan dikhususkan peserta yang mengikuti Pra PKMFT UNJ 2015
mendapatkan 10 poin dari panitia. Setelah selesai sosialisasi para peserta di
persilahkan untuk berkumpul sesuai kelompok dan fasil yang sudah diberikan. Di adakannya
kumpul perdana kelompok untuk memperkanal diri pada anggota kelompok lain dan
membicarakan penugasan yang sudah di tentukan oleh panitia.
Pukul
11.40 Wib pun tiba, panitia acara memberhentikan diskusi kelompok untuk
melakukan ISOMA (Istirahat, Shalat, Makan) dan diadakannya presensi ulang saat
pukul 12.45 Wib. Setelah semua peserta kembali, MC membuka lagi dengan pekikan terbaik
yaitu “Hidup Mahasiswa!”, serta ICE Breaking dengan saling memijat teman di
hadapannya dan melanjutkan agenda acara dengan di bukanya diskusi dengan para
tokoh fakultas teknik yang bertemakan “Pemimpin yang Berpikir Kreatif dan
Bertindak Solutif”. Diskusi ini di moderatori oleh Ketua BEM FT UNJ 2015 (Rizky
Fajrianto-Teknik Elektro) dan 3 tokoh fakultas teknik yang sudah meluangkan
waktunya untuk mengabdi untuk fakultas teknik. Pertama, Ketua BEM FT UNJ 2012
(Dipo), yang tidak bisa hadir karena satu dan lain hal; Kedua, Ketua BEM FT UNJ
2013 (Hernawan Triwibowo-Teknik Mesin); dan Ketiga, Ketua BEM FT UNJ 2014 (Irvandi
Faisal-Teknik Mesin).
Diskusi
di mulai setelah CV (Curiculum Vitae) dibacakan oleh moderator. Dan materi di
mulai saat pertanyaan pertama “Bagaimanakan struktur organisasi dan masalah
yang dihadapi saat kepengurusan BEM FT di masanya?” di sampaikan oleh
moderator. Setelah jawaban pertama di pamparkan oleh kedua tokoh, pertanyaan
kedua dan ketiga pun berlanjut, “bagaimanakah meningkatakan kreatifitas pada
diri maupun orang lain?” dan “bagaimana cara para tokoh untuk membentuk calon
kader?”.
BEM
FT UNJ 2013 terhitung memiliki pengurus 60 orang dan hilangnya 2 orang karena
satu dan lain hal. Tersisa 58 orang, namun hanya kisaran 40 orang yang akitf. Cara
ketua bem pada saat ini, membentuk kader pada tingkat fakultas dengan cara melatih
kepemimpinan di PKMFT UNJ yang di ikuti 80 orang dengan 10 panitia. Kenapa 10
panitia, karena pada masa sebelumnya, hanya beberapa mahasiswa angkatan yang
sudah di tentukan mengikuti PKMFT ini. Gen Biru, gen biru di cetuskan saat
kepengurusan BEM FT UNJ 2012 dan dilanjutkan oleh BEM FT UNJ 2013 dengan di
perbaharuinya sistem gen biru ini. Ketua bem 2013 ini menggagas setiap jurusan
untuk melakukan pengabdian masyarakat namun sering mengalami kegagalan.
“Dengan
adanya rekayasa dari panitia itu akan menjadi hal yang tidak sia-sia untuk
peserta”, begitu katanya oleh Ketua BEM FT UNJ 2014 yang memberikan asumsi
dengan adanya pelatihan pengkaderan ini. Menurutnya, kepengurusan 2014 lah yang
sangat sebentar, kenapa? Karena keterlambatannya kerja oleh suatu kepanitian
hingga akhirnya para pengurus bem 2014 ini melakukan kerja saat di bulan april
dengan 84 orang pengurus. “Kurangnya waktu dan power dari saya, penerimaan
kepengurusan 2014 ini di lakukan sesingkat-singkatnya”, Irvandi Faisal. Menurut
ketua bem 2014, berusaha mengeksekusi ide yang ada itu lah yang disebut
kreatif. “Jika ide sederhana namun kamu bisa mengeksekusinya dengan baik mauka
kamu sangat kreatif”, Irvandi Faisal.
Setelah
semua materi di jelaskan oleh kedua tokoh fakultas teknik dibukanya 2 sesi
pertanyaan, 1 sesi di buka untuk 4 penanya dari fakultas teknik (setiap
jurusan, masing-masing 1) dan 1 sesi lagi di buka untuk 2 penanya dari luar fakultas
teknik. Setelah semua pertanyaan di jawab dengan baik, di berikannya bingkisan
oleh panitia untuk para tokoh. Kemudian langsung di tutup oleh moderator dan di
ambil alih oleh MC. MC mempersilahkan doa penutup untuk mengakhiri acara PKMFT
UNJ 2015 yaitu Pra PKMFT UNJ 2015 yang di pimpin oleh (Roki Robbani-Teknik
Sipil). Setelah doa penutup selesai, panitia TDK mengambil alih untuk
membubarkan peserta dengan disiplin yang di pimpin oleh (Maryadi-Teknik
Elektro).
~LS~



0 komentar:
Posting Komentar